DPRD DKI Sepakati 2 Nama Cawalkot Jaksel dan Jakbar yang Diajukan Anies

  • Whatsapp
Komisi A DPRD DKI Jakarta menilai dua nama yang diajukan Gubernur Anies Baswedan layak menjadi wali kota di dua wilayah Jakarta.
banner 300x250

Havana88 –   Komisi A DPRD DKI Jakarta menilai dua nama yang diajukan Gubernur Anies Baswedan layak menjadi wali kota di dua wilayah Jakarta. Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono menyebut hal ini berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan, atau fit and proper test.

Adapun, dua nama yang diajukan yaitu Yani Wahyu Purwoko untuk Wali Kota Jakarta Barat dan Munjirin sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.

“Setelah itu gimana layak atau enggak? Kami sepakat bahwa dua orang itu layak menjadi calon Wali Kota Jakarta Barat dan Selatan,” kata Mujiyono saat dikonfirmasi, Rabu (15/9/2021).

Mujiyono mengatakan selanjutnya Pimpinan DPRD DKI Jakarta akan bersurat ke Anies. Surat tersebut berisikan rekomendasi pengangkatan Yani dan Munjiri menjadi Wali Kota Jakbar dan Jaksel.

“Setelah fit proper test pimpinan akan merekomendasikan atas surat pak gubernur untuk menjawab hasil dari ini,” ujarnya.

“Tetap (saat ini) dalam kapasitas calon wali kota loh ya. Yang membuat dia sah sebagai wali kota ya gubernur,” sambungnya.

Dalam fit and proper test itu, Mujiyono juga mempertanyakan sejumlah pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh kedua calon wali kota. Untuk Yani, dia meminta agar menentukan solusi mengatasi banjir di titik rawan Jakarta Barat, seperti di Tegal Alur maupun Kedoya Barat.

Tak hanya itu, Mujiyono juga berpesan agar Yani tak bersikap arogan saat kelak menjabat Wali Kota Jakbar.

“Mohon agar saudara menyebutkan permasalahan di wilayah banjir tersebut serta solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi bencana banjir di kawasan tersebut,” sebutnya.

“Jangan arogan. Itu salah satu yang dipesankan kepada dia di forum tadi. Disaksikan oleh pak sekda, disaksikan oleh asisten pemerintahan. Kalau sudah jadi wali kota komunikatif. Dia berjanji untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak produktif lagi,” lanjutnya.

Sedangkan untuk Munjirin, dia meminta agar permasalahan prostitusi di hotel kawasan Cipulir dan Seskoal Kebayoran dapat teratasi. Serta menyelesaikan konflik pembangunan FPSA Mikro di kawasan Tebet.

“Walhi berpendapat bahwa pembangunan FPSA di Tebet ini menggunakan teknologi insinerator atau pembakaran sampah dengan jumlah ratusan ton per hari di tengah-tengah pemukiman warga tidak tepat. Namun kita tahu bahwa FPSA/ITF mikro tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Strategis Daerah (KSD). Apa upaya yang akan saudara lakukan terkait dengan hal tersebut,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, posisi Wali Kota Jakbar saat ini diisi Uus Kuswanto, yang juga merangkap Plt Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta. Sedangkan Yani Wahyu saat ini menjabat Wakil Wali Kota Jakbar.

Sedangkan posisi Wali Kota Jaksel diisi Plt Isnawa Adji. Munjirin saat ini menjabat Sekretaris Kota Jakarta Selatan.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250