Diversi Selesai, Ini Sanksi Untuk Tersangka Peretas Situs Setkab

  • Whatsapp
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klas I Jakarta Selatan telah memberikan bantuan diversi kepada para terduga peretas di situs resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Bantuan anak ini merupakan permintaan dari Direktorat Cybercrime, Bareskrim Polri.
banner 300x250

Havana88- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klas I Jakarta Selatan telah memberikan bantuan diversi kepada para terduga peretas di situs resmi Sekretariat Kabinet (Setkab). Bantuan anak ini merupakan permintaan dari Direktorat Cybercrime, Bareskrim Polri.

“Petugas kami sedang mendampingi anak-anak yang berhadapan dengan hukum dalam kasus hacking website Sekretariat Kabinet yang beralamat di setkab.go.id,” kata Ketua Pamong Jaksel, Ricky Dwi Biantoro dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/8/2021).

Read More

Ricky menjelaskan, pendampingan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Diversi adalah pemindahan penyelesaian perkara dari proses peradilan ke proses di luar sistem peradilan pidana.

Diversi bertujuan untuk mencapai perdamaian antara korban dan anak; menyelesaikan kasus anak di luar proses peradilan; mencegah anak dari perampasan kemerdekaan; dan menanamkan rasa tanggung jawab pada anak.

Ricky mengaku bersyukur diversi yang dilakukan di ruang rapat Direktorat Cyber Crime Polri, Jumat 27 Agustus 2021, menghasilkan beberapa kesepakatan bersama.

“Alhamdulillah, kami bersyukur diversi telah berhasil dengan tercapainya kesepakatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan manfaat untuk kepentingan terbaik bagi anak,” ujarnya.

Ricky mengungkapkan hasil kesepakatan tersebut antara lain meminta tersangka membuat kesepakatan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, baik sendiri maupun bersama-sama dan siap menjadi agen perubahan.

Sementara itu, orang tua tersangka juga membuat pernyataan bahwa kepala desa tahu bahwa mereka bersedia mendidik dan mengawasi anak-anaknya lebih intensif.

Selain itu, tersangka wajib melapor secara berkala ke Polda Padang, Sumatera Barat selama tiga bulan. Kemudian, tersangka mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian di Pater Padang.

Dalam kasus ini, tersangka melakukan pengabdian masyarakat di P3AP2KB Dinas Sosial Dharmasraya Sumbar selama 3 bulan. Dan pengawasan dilakukan oleh Bapak Padang dan Kantor P3AP2KB Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat.

“Dengan membuat laporan perkembangan laporan pembinaan dan pengawasan secara berkala kepada pejabat yang bertanggung jawab dan kepada Sekretariat Kabinet Indonesia,” pungkas Ricky.

Para Ayah di Jakarta Selatan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) melalui pendampingan untuk mencapai kesepakatan diversi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250