Di Papua ada dua hewan yang paling berbahaya dan mematikan

  • Whatsapp
Di Papua ada dua hewan yang paling berbahaya dan mematikan
banner 300x250

Havana88detik – Di Papua terdapat dua hewan paling berbahaya dan mematikan, sehingga para pelancong harus mewaspadai hal tersebut. Apa 2 hewan itu?
Hewan berbahaya pertama berukuran kecil. Meski kecil, tapi mematikan. Itu nyamuk malaria. Nyamuk malaria inilah yang menjadi penyebab banyaknya kematian di Papua.

Hewan paling berbahaya berikutnya adalah hewan terbesar di Papua yaitu buaya. Buaya Papua ada dua jenis. Jenis pertama berukuran kecil dan hidup di perairan danau, rawa, dan sungai air tawar. Buaya jenis ini memiliki daging yang menjadi santapan lezat bagi warga pedalaman.

Read More

Buaya jenis kedua berukuran besar yang juga dikenal dengan sebutan buaya air asin atau buaya muara. Buaya air asin ini masih menjadi momok bagi masyarakat Papua yang tinggal di pesisir pantai.

Buaya jenis ini suka menyerang dan meminta korban manusia. Buaya air asin bisa mencapai panjang 7 meter.

Sebab, buaya ini terlihat sangat menakutkan. Musuh alami buaya air asin adalah manusia dan parasit.

Pada tahun 1970, seorang warga Kampung Piramat, Asmat, pernah membunuh seekor buaya sepanjang 7 meter. Buaya besar ini diyakini memangsa 55 manusia, serta sejumlah besar anjing dan babi.

Pada April 2016, seorang turis Rusia dibunuh oleh buaya air asin di RajaAmpat. Buaya ini mendiami tempat-tempat tertentu di RajaAmpat.

Untuk melindungi diri, buaya biasanya lebih memilih menjauhi manusia. Begitu mendengar suara mesin perahu, mereka biasanya segera bersembunyi di air.

Namun jika habitatnya terganggu, maka secara alami mereka akan menyerang manusia, seperti yang terjadi pada turis Rusia yang malang itu.

Meski termasuk hewan yang berbahaya, di sisi lain buaya juga tergolong hewan yang terancam punah. Ini karena buaya diburu untuk diambil daging dan kulitnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250