Di Mataram Vaksin Terbatas, Ratusan Orang Masuk Daftar Tunggu

  • Whatsapp
Di Mataram Vaksin Terbatas, Ratusan Orang Masuk Daftar Tunggu
banner 300x250

Havana88 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan sedikitnya 600 lebih warga di daerah tersebut masuk daftar tunggu untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Pj Petugas RSUD Kota Mataram, Lalu Martawang, Kamis (15/7), menuturkan bahwa daftar tunggu vaksinasi Covid-19 terjadi karena keterbatasan stok vaksin di RSUD Kota Mataram. Jumlah tersebut belum meliputi fasilitas kesehatan lainnya.

Read More

Martawang yang juga menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Mataram mengatakan, ratusan warga tersebut masuk dalam kategori waiting list karena telah melakukan pendaftaran secara online.

Selain itu, lanjutnya, ada juga warga yang datang langsung karena tidak bisa mendaftar secara online. Terkait itu, lanjut Martawang, manajemen RS Mataram kini telah menyurati Dinas Kesehatan Provinsi NTB untuk meminta penambahan vaksin guna mengimbangi antusiasme warga.

Ia menuturkan bahwa dengan demikian diharapkan imunitas kelompok dapat cepat tercapai dengan percepatan cakupan vaksinasi.

Menurutnya, antusiasme warga yang ingin divaksinasi tidak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang mewajibkan setiap pemudik memiliki bukti telah divaksinasi Covid-19. Akibatnya, permintaan vaksinasi di semua layanan kesehatan mengalami kenaikan, bahkan banyak juga kelompok masyarakat yang meminta difasilitasi vaksin. Namun keterbatasan jumlah vaksin menjadi kendala saat ini.

Kemudian untuk cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Mataram, pada saat ini tercatat sebanyak 43 persen dari target 70 persen dari total penduduk sekitar 450 ribu orang. Sehingga, apabila diberikan tambahan vaksin serta dukungan berupa SDM yang memadai, percepatan target cakupan vaksinasi bisa cepat tercapai.

Ia berpendapat, jika stok vaksin di RSUD Kota Mataram pada Rabu (14/7), hanya 14 vial atau sebanyak 140 dosis untuk 140 target. Sementara itu, target untuk pemberian vaksin per hari di RSUD Kota Mataram mencapai 300 orang.

Dimana secara keseluruhan, Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyatakan bahwa cakupan vaksinasi Covid-19 untuk warga di 10 kabupaten/kota se-NTB mencapai 11,90 persen dari target target 3.377.147 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri menuturkan bahwa target vaksinasi di NTB adalah 70 persen dari total penduduk di NTB yang lebih dari 5 juta orang.

Terkait hal tersebut, pihaknya terus melakukan akselerasi dengan membuka layanan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di daerah tersebut, untuk memberikan layanan vaksinasi Covid-19 secara massal dengan target mulai dari usia 12 tahun ke atas.

Akan tetapi, animo masyarakat sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi Covid-19 setelah dibuka untuk usia 12 tahun ke atas. Akan tetapi, itu juga tergantung akan ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat.

Lanjut ia menjelaskan bahwa untuk percepatan, pihaknya bahkan sudah meminta stok vaksin sebanyak 6.754.294 dosis, lebih dari dua kali lipat target target 3.377.147 orang, dengan ketentuan stok dosis pertama dan kedua, namun realisasinya diberikan secara bertahap.

Hamzi berpendapat bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat umum, NTB sudah memasuki tahap ketiga. Dimana kemajuan vaksinasi di NTB sama dengan kemajuan nasional yakni dengan cakupan dosis pertama sebanyak 11,90 persen serta dosis kedua sebanyak 5,43 persen.

Lebih lanjut, Hamzi menjelaskan, jika dosis vaksin yang diterima selama ini rata-rata vaksin Sinovac, dan hanya sebagian kecil dari vaksin AstraZeneca.

Hamzi juga menjelaskan, untuk pendistribusiannya pihaknya sediakan on demand dan selama ini yang menggunakan vaksin AstraZeneca masih dari TNI/Polri.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250