Deddy Corbuzier Istirahat Dua Pekan dari Media Sosial karena Covid-19

  • Whatsapp
Deddy Corbuzier telah blak-blakan tentang alasan ketidakhadirannya dari aktivitas di media sosial. Melalui akun Instagramnya yang terverifikasi, ayah Azka Corbuzier mengungkapkan apa yang terjadi padanya selama menghilang dari media sosial.
banner 300x250

Havana88- Deddy Corbuzier telah blak-blakan tentang alasan ketidakhadirannya dari aktivitas di media sosial. Melalui akun Instagramnya yang terverifikasi, ayah Azka Corbuzier mengungkapkan apa yang terjadi padanya selama menghilang dari media sosial.

Ternyata, Deddy Corbuzier punya masalah dengan kesehatannya. Hal itu diketahui setelah Deddy Corbuzier mengaku mengidap virus corona. Deddy Corbuzier harus menjalani perawatan karena terserang Covid-19.

Read More

“Saya sangat kecewa dengan keadaan yang menimpa diri saya sendiri tapi sangat beruntung. Langsung saya sakit, saya kena covid,” kata Deddy Corbuzier melalui siaran di channel YouTube-nya yang tayang Minggu (22/8/2021).

Istirahat Dua Minggu

Melalui akun Instagramnya yang terverifikasi, Deddy Corbuzier juga menjelaskan mengapa ia perlu menonaktifkan media sosial selama dua minggu.

“Saya minta maaf saya hanya bisa mengatakan yang sebenarnya tentang situasi kepada publik, intinya saya istirahat dua minggu karena saya harus berkonsentrasi pada kesehatan saya,” tulis Deddy Corbuzier.

Hampir mati

Covid-19 yang dialami Deddy Corbuzier cukup parah. Hingga ia hampir meninggal karena serangan virus corona.

“Saya sakit… Kritis, hampir mati karena badai sitokin, lucunya situasinya negatif. Ya itu covid,” kata Deddy Corbuzier.

Kerusakan paru-paru

Deddy Corbuzier tidak merasakan gejala apapun saat Covid-19 menyerang tubuhnya. Termasuk dampak yang ditimbulkan dari virus tersebut, yaitu Cytokine storms.

“Tanpa gejala apa pun saya tiba-tiba jatuh ke badai sitokin dengan 60% kerusakan paru-paru dalam dua hari …” tulisnya.

Melewati Waktu Kritis

Deddy Corbuzier akhirnya berhasil melewati masa kritis. Ia berterima kasih kepada tim dokter yang merawatnya.

“Jenderal Lukman Waka RSPAD, Dr Wenny Tan dan Dr Gunawan turun tangan semaksimal mungkin untuk menstabilkan situasi saya keluar dari masa kritis. Ya itu adalah situasi hidup dan mati,” tulis Deddy Corbuzier.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250