Cerita Anggota Paskibra Gunungkidul Yang Kena Corona Usai Upacara HUT RI

  • Whatsapp
Satu dari puluhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19, berinisial A (17), menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. rumah. A tinggal sendiri di rumahnya di Kapanewon Wonosari.
banner 300x250

Havana88 –  Satu dari puluhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19, berinisial A (17), menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. rumah. A tinggal sendiri di rumahnya di Kapanewon Wonosari.

“Ada (yang menawarkan pindah ke shelter) tapi saya lebih memilih di rumah saja, karena di sini lebih nyaman,” kata A saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/8/2021).

Read More

A mengaku tinggal sendiri di rumahnya. Ayahnya meninggal 2 bulan yang lalu, sedangkan ibunya saat ini di Riau. Sehari-hari, A tinggal di sebuah pondok pesantren yang tidak jauh dari rumahnya. Nanti setiap akhir pekan A pulang ke rumahnya.

Selama tiga hari isoman ini, A dibantu kebutuhan sehari-hari oleh warga sekitar, pihak pondok pesantren hingga pasca paskibraka Indonesia (PPI).

“Kalau pihak Puskesmas belum ke sini, masalahnya baru 3 hari. Belum ada panggilan (dari Puskesmas),” akunya.

Secara terpisah, Pj Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Kabupaten Gunungkidul, Ali Ridlo mengatakan, pihaknya berencana mengunjungi puluhan anggota Paskibra yang terkonfirmasi positif virus Corona. Dari laporan Dinas Kesehatan terbaru, saat ini ada 24 orang yang terpapar virus Corona.

“Saya sudah buat agenda, karena ingin menyampaikan bantuan saja. Insya Allah karena bantuan harus dibeli, Senin (23/8) mungkin bisa mendatangi rumah 24 orang yang terpapar,” kata Ali. .

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengaku pihaknya melalui Puskesmas setempat telah mengunjungi rumah anggota paskibra yang terpapar Corona. Termasuk rumah A

“Kami dan Dikpora selalu berkomunikasi. Yang di Kajar (alamat rumah) sudah dibuka (diurus) serius, Puskesmas juga sudah cek, kebutuhan sudah terpenuhi, termasuk vitamin,” kata Dewi saat dihubungi.

“Satgas Kalurahan juga memantau dan menyediakan kopi. Ponpes juga berkoordinasi dengan Dikpora, jadi itu saja. Karena mungkin yang sensitif seperti ini, Pemda diam saja,” lanjut Dewi.

Seperti diberitakan sebelumnya, 23 pasukan pengibar bendera (Paskibra) di Kabupaten Gunungkidul terkonfirmasi positif Corona setelah bertugas pada 17 Agustus kemarin. Saat ini 4 di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250