BI Mendukung Perbaikan Ekonomi Dengan Mengoptimalkan Bauran Kebijakan

  • Whatsapp
Pandemi COVID-19 telah menekan perekonomian nasional. Bank Indonesia (BI) berupaya mendukung pemulihan ekonomi dengan mengoptimalkan bauran kebijakan.
banner 300x250

Havana88 –   Pandemi COVID-19 telah menekan perekonomian nasional. Bank Indonesia (BI) berupaya mendukung pemulihan ekonomi dengan mengoptimalkan bauran kebijakan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pihaknya akan melanjutkan kebijakan nilai tukar rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai dengan fundamental dan mekanisme pasar. Selanjutnya, penguatan strategi operasi moneter untuk memperkuat efektivitas stance kebijakan moneter yang akomodatif.

Read More

“BI juga mendorong intermediasi melalui penguatan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK) dengan penekanan pada pengembangan premi risiko dan dampaknya pada penetapan suku bunga pinjaman baru di berbagai segmen kredit,” kata Perry dalam pers virtual. konferensi, Kamis (22/7/2021). ).

Ia mengungkapkan, BI juga memperkuat ekosistem penyelenggaraan sistem pembayaran melalui penerapan PBI PJP/PIP untuk penyederhanaan dan efisiensi perizinan/persetujuan serta mendorong inovasi layanan sistem pembayaran.

Selanjutnya, percepatan dukungan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan terpercaya, untuk penyaluran bansos pemerintah dan mendukung efisiensi transaksi online.

Kemudian BI mendukung ekspor dengan memperpanjang batas waktu pengajuan pembebasan Sanksi Penundaan Ekspor (SPE), dari semula berakhir 29 November 2020 menjadi 31 Desember 2022, untuk memanfaatkan momentum peningkatan permintaan negara mitra dagang dan kenaikan komoditas dunia. harga.

Selain itu, BI juga memfasilitasi pelaksanaan promosi perdagangan dan investasi serta terus mensosialisasikan penggunaan Local Currency Settlement (LCS) bekerjasama dengan instansi terkait. Pada Juli dan Agustus 2021, promosi investasi dan perdagangan akan diadakan di Jepang, Amerika Serikat, Swedia, dan Singapura.

BI terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk implementasi lebih lanjut dari paket kebijakan terintegrasi KSSK dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan kredit/pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor prioritas, termasuk UMKM.

“Bank Indonesia juga meningkatkan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan instansi terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, antara lain koordinasi kebijakan moneter-fiskal, kebijakan untuk mendorong ekspor, serta inklusi ekonomi dan keuangan,” ujarnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250