Barcelona Mengusir Matheus Fernandes Dengan Cara yang Kejam, Dingin, dan Tega

  • Whatsapp
Masalah yang dialami Barcelona jelang musim 2021/22 cukup pelik. Mau tak mau, raksasa La Liga harus menempuh cara kejam dan dingin untuk berpisah dengan para pemainnya.
banner 300x250

Havana88- Masalah yang dialami Barcelona jelang musim 2021/22 cukup pelik. Mau tak mau, raksasa La Liga harus menempuh cara kejam dan dingin untuk berpisah dengan para pemainnya.

Batas gaji, atau batas gaji, adalah kendala Barcelona saat ini. Mereka harus merampingkan anggaran gaji pemain mereka untuk memberikan tiga pemain baru mereka masuk ke dalam skuad.

Read More

Peraturan batas gaji itu sendiri adalah versi Financial Fair Play versi La Liga. Setiap tahun, penyelenggara kompetisi sepak bola paling bergengsi di Spanyol itu menetapkan batasan total gaji yang bisa dianggarkan para peserta.

Limitnya sendiri ditentukan dari pendapatan yang diterima sebuah klub. Akibat pandemi Covid-19, Barcelona mengalami penurunan pendapatan yang membuat batas gaji mereka merosot tajam.

memutuskan kontrak secara sepihak

Barcelona telah melakukan negosiasi dengan La Liga untuk meminta konsesi terkait aturan ini. Namun La Liga enggan mengalah dan menegaskan bahwa batas gaji tidak akan diutak-atik hanya untuk kepentingan klub.

Konsekuensinya cukup parah. Jika anggaran gaji Barcelona masih melebihi batas, maka mereka tidak bisa mendaftarkan pemain baru. Termasuk Lionel Messi yang saat ini sedang tanpa klub.

Alhasil, Barcelona pun ramai-ramai melepas sejumlah pemain. Mereka bahkan mengambil langkah paling ekstrem: pemutusan kontrak secara sepihak. Salah satu korbannya adalah Matheus Fernandes.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang itu, dan ketika saya menerima pesan itu, saya tidak bisa mempercayainya. Saya berada di rumah, hendak pergi dengan istri saya ketika sebuah pesan dari klub datang, menanyakan apakah saya telah menerima email serupa. , ” kata Fernandes kepada Globoesporte .

Tidak Diperlakukan dengan Baik

Email tersebut berisi pernyataan bahwa Matheus Fernandes telah dipecat dari Barcelona. Keputusan itu diambil tanpa proses duduk meja antara kedua pihak yang bekerja sama untuk berunding.

“[Surat itu] dikirim ke agen dan pengacara saya. Mereka mengatakan itu tentang pemecatan saya. Itu beberapa waktu sebelum keluar di media. Tidak ada obrolan, sama sekali tidak ada apa-apa; mereka bahkan tidak menelepon saya untuk mengatakannya. selamat tinggal,” kata Fernandes. .

Ini bukan pertama kalinya Fernandes dilecehkan oleh klub. Sejak pertama kali tiba di Camp Nou, pemain berusia 23 tahun itu sudah merasa tidak dianggap sebagai pesepakbola.

“Sejak kecil, saya selalu bermimpi bermain untuk Barcelona. Ketika saya tiba di sana, mereka tidak memperlakukan saya seperti pesepakbola,” lanjut Fernandes.

‘Saya adalah pemain Barcelona’

Fernandes menutup musim 2020/21 dengan ironi. Ia hanya tampil dalam satu laga, yakni saat Barcelona bertemu Dynamo Kiev di pentas Liga Champions November lalu. Dia hanya bermain selama 17 menit dalam pertandingan itu.

“Terlepas dari apakah saya mendapat banyak atau sedikit, apakah klub telah melakukan ini atau itu, saya adalah pemain Barcelona.”

“Apakah saya bermain atau tidak, itu tergantung pada saya, juga klub dan pemain lain, tetapi saya ingin mereka memperlakukan saya sama seperti orang lain. Saya merasa sedikit kesal,” pungkas Fernandes.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250