Bansos Turun Paling Lambat 14 Januari 2021

  • Whatsapp
Paket bansos terlihat di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Pemerintah menyalurkan paket bansos sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan untuk mencegah warga mudik dan meningkatkan daya beli selama masa pandemi COVID-19.
banner 300x250

Havana88detik – Pemerintah akan segera menyalurkan program bantuan sosial (bansos) pada tahun 2021 secepatnya. Kementerian Sosial memastikan pemerintah pusat akan meluncurkan program bantuan sosial tahun anggaran 2021 pada awal Januari.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kementerian PMK) Tubagus Choesni Achmad menjelaskan penyaluran bantuan sosial di awal tahun dilakukan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi, daya beli masyarakat dan rumah tangga. masyarakat konsumsi.

Read More

“Rencana launching diprioritaskan pada 8 Januari 2020 dan paling lambat akhir Januari, 14 Januari 2020,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian PMK, Minggu (3/1).

Choesni menjelaskan, peluncuran penyaluran bansos 2021 akan dilakukan secara offline dan online. Peluncuran ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi dan dihadiri oleh para menteri, pimpinan lembaga dan pihak terkait lainnya.

“Rencananya, peluncuran bansos awal Januari akan dilakukan secara terintegrasi yang terdiri dari program bansos reguler dan non reguler,” ujarnya.

Arahan untuk Kementerian Terkait

Untuk bansos rutin, sambungnya, antara lain Program Keluarga Harapan untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Sembako untuk 18,8 juta KPM yang disalurkan Himbara melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta diskon bagi pengguna listrik. 450 VA dan 900. DTKS melalui sistem PLN jika pascabayar atau memberikan token listrik jika prabayar.

Sementara itu, program bantuan sosial non-reguler dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 yang sudah diberikan pada tahun 2020 akan terus diberikan pada tahun 2021. Program bantuan sosial tersebut antara lain Bantuan Tunai Sosial (BST) kepada 10 juta KPM yang disalurkan oleh Bantuan Langsung Tunai PT Pos dan Dana Desa. (BLT DD) kepada 8 juta KPM yang disalurkan oleh pemerintah desa.

“Kita harus pastikan dengan persiapan yang matang, teknisnya akan kita persiapkan dulu agar launching yang dilakukan oleh Presiden dan menteri bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Sehubungan dengan itu, Choesni memberikan arahan kepada kementerian terkait agar bisa matang mempersiapkan berbagai hal teknis seperti mekanisme distribusi, data Keluarga Penerima Manfaat (KPM), peta distribusi bansos, pagu anggaran, SDM penyaluran dan pengawalan bansos, dan lain-lain.

“Apa yang kita lakukan untuk 2021 harus lebih baik dari implementasi pada 2020. Meski kita masih menghadapi tantangan Covid-19, kita harus melakukannya dengan baik,” pungkas Choesni.

Reporter: Genan Kasah

Sumber: Merdeka.com

banner 300x250

Related posts

banner 300x250