Bandar Judi Togel Ditangkap di Kabupaten Sanggau

  • Whatsapp
Makin banyak bandar judi togel yang beredar di masyarakat mengingat pandemi yang melumpuhkan perekonomian namun akibatnya buruk.
banner 300x250

Havana88detik – Bulan Oktober yang lalu, Satreskrim Polres Sanggau atau Satuan Reserse Kriminal Sanggau berhasil untuk mengungkapkan kasus adanya bandar judi togel atau judi kupon putih toto gelap dimana satu tersangka berhasil ditangkap siang hari. Kala itu, tersangka sedang berada di warung kopi yang berlokasi di jalan raya lintas Malindo di Desa Tanjung Merpati tepatnya di kecamata Kembayan, Kabupaten Sanggau dengan sejumlah barang bukti yang diamankan petugas kepolisian.

RS yang berusia 31 tahun berhasil diamankan setelah menjadi bandar judi togel dengan sejumlah barang bukti yaitu 1 kartu ATM BRI, 3 buah pen, 1 ponsel pintar dengan merk Oppo A12 berwarna biru, 2 lembar rekap pemasangan nomor, 16 lembar kertas yang kosong berwarna putih, 1 unit ponsel merk Oppo A35 berwarna merah, satu kotak kecil yang digunakan untuk menyimpan kupon, tas selempang merk Adidas dengan warna abu-abu ditambah dengan uang tunai nominal Rp 6.517.000.

Read More

AKBP Raymond M. Masengi S. IK, MH yang merupakan Kapolres Sanggau melalui AKP Yafet Efraim Patabang S.H, SIK yag merupakan Kasat Reskrim Polres Sanggau mengatakan jika kasus ini merupakan jenis judi togel Sydney atau Hongkong. Ia juga mengatakan jika proses penangkapan pelaku judi togel ini berawal dari informasi yang diberikan oleh masyarakat dan masuknya informasi ini langsung diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan segera dilakukan penyelidikan untuk penangkapan tersangka.

Dari proses penggerebekan ini ditangkaplah satu orang tersangka yaitu RS dengan barang bukti yang telah disebutkan sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lagi. Tersangka melakukannya dengan cara online yaitu melakukan deposit dana dan jika nomornya keluar, maka saldo yang dimiliki pun akan bertambah. Kini pelaku itu pun dijerat dengan pasal 303 ayat 1e dan 2e KUHPidana dimana ancaman hukuman kurungannya adalah 10 tahun maksimalnya. Di masa pandemi ini, petugas kepolisian di berbagai wilayah sudah menangkap banyak sekali pelaku perjudian.

Motifnya tentu saja perekonomian yang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini namun akan lebih baik mencari usaha yang lain dibandingkan menjadi bandar judi togel maupun pemainnya karena jika tertangkap, maka keluarga akan semakin kesulitan.

Sumber: kabar.sanggau.go.id

banner 300x250

Related posts

banner 300x250