4 Pernyataan Anies Baswedan Usai Penuhi Panggilan KPK

  • Whatsapp
banner 300x250

Havana88- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa 21 September 2021.

Anies Baswedan dipanggil KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

Read More

Menurut dia, dalam pemeriksaan dengan penyidik, dia mengaku menjelaskan tentang program dan peraturan di DKI Jakarta.

“Pertanyaannya menyangkut dasar program dan regulasi yang ada di Jakarta,” kata Anies di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 21 September 2021.

Selain itu, ia juga menegaskan sangat mendukung berbagai upaya pemberantasan korupsi.

“Alhamdulillah saya sangat senang bisa terus membantu kerja KPK. Siang ini memberikan keterangan untuk membantu KPK dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi terkait kasus dugaan korupsi di Perumda Pembangunan Sarana Jaya,” jelas Anies.

1. Jelaskan tentang peraturan di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyelesaikan pemeriksaannya di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Anies, dalam pemeriksaan dengan penyidik, dia mengaku menjelaskan tentang program dan regulasi di DKI Jakarta.

“Pertanyaannya menyangkut dasar program dan regulasi yang ada di Jakarta,” kata Anies di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 21 September 2021.

2. Memeriksa 8 Pertanyaan

Anies menuturkan, selama berada di ruang pemeriksaan, penyidik ​​mengusut sekitar 8 pertanyaan.

Selain itu, ia juga diminta menjawab 9 pertanyaan biografi formal seperti tanggal lahir dan lain-lain.

Anies mengaku pemeriksaan sudah selesai pada pukul 12.30 WIB.

“Sebenarnya selesai jam 12.30 WIB, tapi lama-lama review yang ditulis sama. Selesai semuanya jam 15 lalu selesai,” ujarnya.

3. Sangat Mendukung Pemberantasan Korupsi

Anies pun menegaskan melalui akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan, pihaknya sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi.

“Alhamdulillah saya sangat senang bisa terus membantu kerja KPK. Siang ini memberikan informasi untuk membantu KPK dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi terkait kasus dugaan korupsi di Perumda Pembangunan Sarana Jaya,” tulisnya.

Ia mengungkapkan, sebelumnya juga terus membantu KPK dalam beberapa rangkaian kegiatan. Seperti pada tahun 2013, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjabat sebagai Ketua Komite Etik KPK. Kemudian pada tahun 2009, menjabat sebagai anggota Tim-8 yang diangkat oleh Presiden.

“Selain itu, selama menjabat sebagai Rektor di kampus, kami menjadikan Mata Kuliah Pemberantasan Korupsi sebagai mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa (Kursus Dasar Umum, MKDU). Perguruan Tinggi pilihan,” kata Anies.

4. Semoga semua penjelasannya bisa membantu KPK

Anies menjelaskan, apa yang dilakukannya merupakan bagian dari upaya bersama memerangi korupsi.

Termasuk saat dipanggil sebagai saksi, itu merupakan bagian dari membantu KPK dalam menjalankan tugasnya.

“Semoga informasi dan penjelasan yang diberikan sore ini bermanfaat dan dapat membantu melengkapi proses penegakan hukum yang sedang berjalan,” pungkas Anies.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250